Cara Kerja Obat Kuat

Para pria biasanya menginginkan stamina yang kuat dan tahan lama di ranjang. Sedangkang, untuk mendapatkan hal tersebut biasanya tidak mudah. Tidak semua laki � laki memiliki kemampuan untuk bertahan lama di ranjang. Aktifitas seksual biasanya dilakukan pada malam hari, sedangkan energi yang tersisa saat malam hari tidak banyak, karena sudah dihabiskan saat beraktifitas di pagi hingga sore hari. Sehingga, saat melakukan hubungan seksual biasanya tidak akan bertahan lama. Bahkan, pada beberapa kasus penis pun tidak bisa ereksi. Sehingga, untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan obat kuat sebagai solusi masalah stamina pada pria.

Bagaimana Obat Kuat Bekerja?

Obat kuat sendiri hingga saat ini masih dipertanyakan baik atau tidaknya untuk dikonsumsi. Sebelum anda memutuskan untuk mengonsumsi obat kuat, anda harus bisa membedakan obat kuat mana yang membantu anda untuk mencapai ereksi dan obat mana yang merangkan untuk terjadi ereksi. Hasil akhirnya sama � sama ereksi, namun cara kerja keduanya berbeda.


Salah satu jenis obat kuat yang populer adalah sildenafil atau viagra. Obat kuat yang 1 ini sering diresepkan sebagai obat untuk mengatasi masalah impotensi pada pria. Namun, ternyata sildenafil merupakan obat untuk menangani tekanan darah tinggi pada paru � paru. Terdapat beberapa proses yang perlu dilewati oleh sildenafil sebagai obat kuat, sehingga obat tersebut tidak akan memberikan efek apa � apa jika tidak ada rangsangan seksual. Selain sildenafil, terdapat beberapa jenis obat kuat yang lainnya yang dapat membantu anda untuk mencapai ereksi, yakni L-arginine, yohimbe, ginkgo, dan ginseng. Tujuan dari semua obat kuat tersebut sama, yakni untuk melebarkan arteri dan relaksasi pembuluh darah.

Cara kerja obat kuat sendiri adalah merangsang produksi siklik guanosin monofosfat. Zat ini nantinya dapat merelaksasi otot � otot, sehingga pembuluh darah di penis melebar dan darah yang mengalir menuju penis menjadi lebih mudah dan lancar. Karena, kesulitan ereksi biasanya disebabkan karena aliran darah menuju penis yang tidak lancar. Aliran darah ini tidak lancar karena arteri sulit melebar. Padahal, proses terjadinya ereksi membutuhkan arteri yang cukup lebar, sehingga darah dapat mengalir menuju penis dengan lancar dan cepat. Darah ini nantinya akan terjebak di corpora cavernosa di penis dan terjadilah ereksi. Peningkatan aliran darah ini tentunya akan terjadi jika ada gairah seksual yang ditimbulkan dari rangsangan � rangsangan seksual yang anda dapat.

Selain rangsangan, faktor lain yang dapat menyebabkan ereksi adalah sistem saraf. Karena, jika anda mendapatkan sentuhan seksual, sistem saraf pada penis akan mengeluarkan zat nitrat oksida. Zat ini nantinya bisa merangsang enzim yang memproduksi zat siklik guanosin monofosfat yang dapat merelaksasi otot � otot yang dapat melebarkan arteri di penis melebar, sehingga aliran darah menuju penis menjadi semakin lebih lancar dan ereksi bisa terjadi dengan lebih mudah.

Demikianlah penjelasan mengenai cara kerja obat kuat. Selalu konsultasikan kepada ahli untuk bisa mendapatkan obat kuat yang cocok untuk anda demi keamanan anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *